NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Irwan Meilano bicara potensi sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang masih perlu ditingkatkan dalam perdagangan global. Hal ini disampaikan saat meresmikan Trade Indonesia, di She La Vie Grand Ballroom, Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (13/10/2026).

Irwan mengatakan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu peluang terbesar dalam perdagangan global. Menurutnya, nilai perdagangan produk perikanan dunia kini mencapai US$ 184 miliar, hampir menyamai perdagangan daging, dan lebih dari sepertiganya diperdagangkan lintas negara melalui laut, namun potensi itu belum dapat dimanfaatkan maksimal oleh Indonesia.

Indonesia merupakan peringkat kedua dunia untuk perikanan tangkap setelah China dan peringkat ketiga untuk perikanan budi daya. Ekspor perikanan nasional tahun lalu mencapai US$ 6,27 miliar, tumbuh 5,2%, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Namun dari sisi nilai perdagangan, Indonesia masih berada di peringkat ke-10.

"Produksinya banyak, nilainya rendah. Bapak dan Ibu yang paham soal margin pasti melihat ada gap serius di sini, dan gap itu seharusnya menjadi potensi. Itu peluang yang harus kita rebut," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Ia mencontohkan Norwegia, yang dengan produksi sekitar 4 juta ton mampu membukukan ekspor US$ 17 miliar. Artinya, peningkatan nilai tambah produk perikanan Indonesia masih sangat terbuka.