NADIKABAR.COM — Hal itu disampaikan oleh Luthfi saat acara Panen Raya Jagung di lahan Gapoktan Krido Dharmo, Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, hari ini.
"Jawa Tengah tetap meneguhkan sebagai lumbung pangan nasional, tidak hanya padi tetapi juga jagung," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung Jawa Tengah pada 2025 mencapai sekitar 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen. Jumlah tersebut berkontribusi sekitar 17,02 persen terhadap produksi jagung nasional. Jumlah itu menempatkan Jawa Tengah sebagai produsen terbesar kedua secara nasional.
Untuk mempertahankan produksi, Luthfi menekankan sejumlah faktor utama, mulai dari menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi, ketersediaan air, hingga pupuk dan kelancaran distribusinya. Menurutnya, khusus persoalan air yang terpenting adalah memastikan air benar-benar sampai ke lahan pertanian.