NADIKABAR.COM — Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno menyatakan produksi padi Jawa Timur (Jatim) diprediksi mencapai 10,2 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) hingga November 2026 atau meningkat 2,54 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
"Berdasarkan penghitungan sementara yang dirilis Badan Pusat Statistik pada 1 Oktober, gabah kering giling kita diprediksi sampai bulan November 10,2 juta ton. Kalau 2025 itu 9,8 juta ton. Artinya ada peningkatan," ujar Heru dalam kegiatan penyaluran bantuan alsintan untuk kelompok tani Magetan di Lapangan Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa
Menurutnya kinerja sektor pertanian Jawa Timur yang menunjukkan perkembangan positif tersebut, ditunjang oleh berbagai faktor pendukung, di antaranya hasil kerja keras para petani, penyuluh, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan pertanian.
Selain itu juga memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir. Yakni dengan peningkatan akses benih unggul dan pupuk, perbaikan sarana irigasi, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, perluasan pembiayaan, serta penguatan pemasaran dan hilirisasi.