Pada 2008-2012, Arrmanatha bertugas sebagai konselor pada Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Ia menangani isu ekonomi dan pembangunan di Komite Kedua Majelis Umum PBB dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB atau ECOSOC. Ia sekaligjs melakukan negosiasi mewakili Kelompok 77 negara berkembang (Group of 77) dan China terkait sejumlah resolusi.

Pada 2010-2011, ia menjadi penasihat bidang ekonomi dan negara-negara kurang berkembang untuk Presiden Sidang ke-65 Majelis Umum PBB.

Setelah kembali ke Jakarta, Arrmanatha menjabat Juru Bicara Kementerian Luar Negeri pada 2014-2019. Dalam posisi tersebut, ia menyampaikan keterangan pemerintah mengenai berbagai isu hubungan luar negeri dan kebijakan Kementerian Luar Negeri.

Pada 2019, Arrmanatha ditunjuk sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Prancis. Penugasannya juga mencakup Andorra, Monako, serta sebagai Delegasi Tetap RI untuk UNESCO. Ia menjalankan jabatan tersebut hingga 2021.