NADIKABAR.COM — Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan pebulu tangkis asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang pernah menduduki ranking 1 dunia ganda putra bersama Marcus Fernaldi Gideon. Setelah pensiun pada 2024, Kevin kini menjalani berbagai aktivitas di luar lapangan, termasuk di dunia olahraga dan bisnis.

Karier Kevin di bulu tangkis dimulai sejak usia muda hingga membawanya menjadi salah satu pemain ganda putra Indonesia yang diperhitungkan di level dunia. Bersama Marcus, ia meraih berbagai gelar internasional dan mempertahankan posisi teratas ranking dunia selama beberapa tahun.

Melansir laman PB Djarum, Kevin lahir di Banyuwangi pada 2 Agustus 1995. Ia merupakan pemain ganda putra dengan tangan kanan. Ketertarikan Kevin terhadap bulu tangkis muncul sejak masih kecil. Ia kemudian bergabung dengan PB Sari Agung Banyuwangi sebelum mengikuti audisi umum PB Djarum.

Kevin sempat gagal pada audisi pertamanya pada 2006. Ia kembali mengikuti audisi pada 2007 dan berhasil lolos. Setelah bergabung dengan PB Djarum, Kevin meninggalkan Banyuwangi dan melanjutkan pembinaan di Kudus.

Pada awalnya, ia bermain di sektor tunggal sebelum beralih ke ganda. Kevin mulai serius bermain ganda pada 2010. Perubahan sektor tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam perkembangan kariernya.

Kevin kemudian masuk ke level senior dan sempat berpasangan dengan beberapa pemain. Salah satunya adalah Selvanus Geh. Pada 2015, Kevin mulai dipasangkan dengan Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu ganda putra utama Indonesia.

Berdasarkan informasi dari PBSI, Kevin dan Marcus mulai meraih sejumlah gelar internasional pada 2016. Prestasi mereka meningkat pada 2017 setelah berhasil menjadi juara All England. Pada final All England 2017, Kevin/Marcus mengalahkan pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen.

Gelar All England 2017 menjadi salah satu pencapaian penting Kevin/Marcus yang berjuluk The Minions ini. Setelah kemenangan tersebut, keduanya menempati peringkat satu dunia ganda putra.

Kevin/Marcus resmi menduduki ranking 1 dunia pada Maret 2017. Posisi tersebut berhasil mereka pertahankan dalam waktu panjang. The Minions tercatat menempati peringkat satu dunia selama lima tahun.

Pada 2017, Kevin/Marcus juga mencatat tujuh gelar Super Series. Gelar tersebut diraih dari All England, India Open, Malaysia Open, Japan Open, China Open, Hong Kong Open dan Dubai World Super Series Finals. Atas pencapaian tersebut, Kevin/Marcus mendapat penghargaan BWF Male Player of the Year 2017.

Selama berpasangan, Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi Gideon meraih sejumlah gelar di turnamen internasional. Beberapa prestasi yang diraih pasangan tersebut tim redaksi lain sebagai berikut.

Setelah beberapa tahun menjadi pasangan utama Indonesia, Kevin/Marcus mulai mengalami perubahan performa dan masalah cedera. Kevin kemudian tidak lagi bermain bersama Marcus. Ia sempat dipasangkan dengan Rahmat Hidayat.

Kevin dan Rahmat tampil dalam beberapa turnamen pada 2023, termasuk Kumamoto Masters dan Korea Masters. Setelah menjalani turnamen pada 2023, Kevin kemudian memutuskan untuk mengakhiri karier sebagai pebulu tangkis profesional.

Kevin mengumumkan pensiun dari bulu tangkis profesional pada Mei 2024. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Kevin sebagai pemain Pelatnas PBSI. Sebelumnya, Kevin telah menjalani karier panjang di sektor ganda putra dan meraih berbagai gelar bersama Marcus.

Setelah pensiun, Kevin masih terlibat dalam kegiatan bulu tangkis. Pada September 2024, ia hadir dalam audisi umum PB Djarum dan masuk dalam tim pencari bakat. Pada kesempatan tersebut, Kevin juga menerima penghargaan Hall of Fame PB Djarum.

berdasarkan laporan terverifikasi News, Setelah pensiun, Kevin mulai menjalani sejumlah aktivitas di luar lapangan bulu tangkis. Salah satunya melalui industri olahraga. Kevin menjadi CEO Pro Billiard Center atau PBC.

Melalui posisi tersebut, ia terlibat dalam pengembangan kompetisi dan industri biliar di Indonesia. PBC juga menjadi penyelenggara turnamen biliar internasional yang menghadirkan pemain dari berbagai negara.

Selain olahraga, Kevin juga menjalani aktivitas di bidang pariwisata. Pada 2025, Kevin memperkenalkan Salaya Yachts melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan 17 Juli 2025, Kevin menjelaskan Salaya Yachts beroperasi di Jakarta, Bali, dan Labuan Bajo.

Bisnis tersebut bergerak di bidang penyewaan dan perawatan yacht. Kevin juga memperkenalkan Salaya Yachts Syndicates yang menawarkan konsep kepemilikan yacht. Situs resmi Salaya Yachts juga mencantumkan Kevin sebagai salah satu pendiri.

Terbaru, pada Juni 2026, Kevin kembali terlihat di tengah gelaran Indonesia Open. Ia hadir di Istora Gelora Bung Karno dan mengikuti kegiatan meet and greet. Kehadiran Kevin juga memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya kembali bermain bulu tangkis.

Namun, Kevin mengatakan belum memiliki rencana untuk comeback sebagai pemain profesional. Ia juga memberikan pandangan mengenai perkembangan ganda putra Indonesia, termasuk pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin.

Pada Juli 2026, sebagai CEO Pro Billiard Center, Kevin terlibat dalam penyelenggaraan Indonesia International Open 2026. Turnamen tersebut berlangsung pada 29 Juni-4 Juli 2026. Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebut turnamen tersebut diikuti 128 atlet dari lebih dari 20 negara dengan total hadiah US$100 ribu.

Baru-baru ini, pada 18 Agustus 2026, Dio Santoso mengunggah video di Instagram mengenai proyek restoran bernama Dimséa JKT. Dalam unggahan tersebut, Dio menandai akun Kevin Sanjaya dan Andre Tanuwijaya.

Dio menyebut ide Dimséa JKT bermula dari obrolan dirinya bersama Andre Tanuwijaya dan Kevin mengenai konsep restoran seafood di Jakarta Selatan. Restoran tersebut kemudian dikembangkan dengan konsep live seafood, handmade dimsum, dan private room.

Kevin Sanjaya kini menjalani aktivitas di luar lapangan setelah pensiun sebagai pebulu tangkis profesional. Meski tidak lagi bertanding, Kevin masih aktif di dunia olahraga dan mengembangkan sejumlah kegiatan bisnis.