Suroso kemudian dipercaya memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali pada 2021-2022. Pada periode 2022-2023, Suroso menduduki jabatan Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN Kantor Pusat.
Karier Suroso terus berlanjut hingga akhirnya diangkat menjadi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN pada 18 Juni 2025. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025.
Selain memiliki pengalaman di bidang ketenagalistrikan, Suroso mengantongi sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP). Sertifikasi tersebut menunjukkan kompetensinya dalam bidang tata kelola dan manajemen risiko perusahaan