Dia mengatakan pelaksanaan program tersebut juga melibatkan koordinasi antara YPMAK, pemerintah daerah, dan PT Freeport Indonesia. Koordinasi dengan pemerintah daerah dilakukan di bawah arahan pimpinan daerah dengan melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan perangkat daerah terkait.

Selain pihaknya mendukung akses pelayanan kesehatan melalui kerja sama dengan rumah sakit di dalam dan luar Papua, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Dia mencontohkan pasien dari wilayah pegunungan yang datang ke Timika dapat diarahkan ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), yang dikelola Yayasan Caritas. Apabila pasien membutuhkan penanganan yang tidak dapat diberikan di Timika, mereka dapat dirujuk ke rumah sakit mitra lainnya di luar Papua sesuai kebutuhan medis.

Melalui kedua skema tersebut, YPMAK berupaya mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari menjangkau kampung-kampung yang belum terlayani fasilitas kesehatan pemerintah hingga membantu akses rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.