Perpustakaan SRMP 5 Solok buka sejak pagi pukul 07.00 hingga sore. Koleksinya didukung Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan perpustakaan daerah serta telah dikurasi pengajar agar ramah anak. Siswa dapat meminjam maksimal tiga buku selama empat hari dan memperpanjang masa peminjaman jika belum selesai membaca.

Para guru juga turut mendukung kegiatan literasi dengan mendorong siswa membaca dan memanfaatkan koleksi perpustakaan untuk mendukung pembelajaran di kelas, termasuk kegiatan membaca dan menulis.

Enno berharap Sahabat Literasi dapat terus mengajak siswa menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang nyaman dan menyenangkan untuk membaca.

"Perpustakaan itu bukan suatu tempat yang bikin suntuk, tapi tempat yang bikin happy," katanya.

Salah satu anggota Sahabat Literasi, Alvino (14), menjalankan peran tersebut dengan membantu merapikan buku dan mengajak teman-temannya membaca di perpustakaan. Ia juga mendapat jadwal piket untuk membantu kegiatan perpustakaan dan berdiskusi mengenai buku yang telah dibaca.

"Yang pertama merapikan buku, yang kedua mengajak teman-teman Sekolah Rakyat untuk membaca buku di perpustakaan," kata Alvino.

Menurutnya, kondisi perpustakaan yang rapi dapat membuat siswa lebih tertarik untuk datang dan membaca.

"Kalau melihatnya rapi itu bagus dipandang, untuk mengajak teman-teman supaya tidak malas membaca," ujarnya.