"Untuk program ketahanan pangan dan bansos plus, kepuasan mencapai 79,6 persen," tambahnya.

Baihaki menyebut warga masih mengeluhkan perbaikan jalan di Jawa Timur yang masih lamban dilakukan oleh PU Bina Marga.

"Kepuasan warga terhadap program perbaikan jalan provinsi oleh Bina Marga Jatim sangat rendah yakni 51,6 persen. Warga yang puas hanya 48,4 persen," terangnya.

"Perbaikan jalan menjadi salah satu permasalahan yang harus diselesaikan oleh Pemprov Jatim. Di mana mayoritas responden ingin Pemprov Jatim fokus untuk memperbaiki jalan provinsi di daerah-daerah," tambahnya.

Baihaki menambahkan secara umum, kepuasan warga terhadap Khofifah-Emil di periode kedua menjabat di angka 79,6%.

Survei ARCI digelar pada 18-28 Agustus 2026 di 38 kabupaten/kota Jawa Timur. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error di angka 2,8% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei ARCI menggunakan metode stratified random sampling dan didanai secara mandiri.