Adapun Paket 6 mencakup sejumlah pekerjaan di wilayah perkotaan dan sekitarnya. Pekerjaan tim redaksi lain berupa pelapisan akhir aspal pada Jalan Opu Tosappalie, Jalan Samiun, serta ruas Parangloe-Tamalanrea Raya-Batas Maros.

Pada ruas Batas Maros-Pamanjengan-Benteng Gajah, pekerjaan yang dilakukan tim redaksi lain pembangunan baru dengan pemasangan batu dan mortar pada saluran drainase.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Muhammad Rosyadi mengatakan, program MYP tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan kualitas fisik jalan. Menurut dia, pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.

"Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal sehingga kondisinya menjadi lebih baik dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan," kata Rosyadi.

Dia mengatakan pekerjaan di berbagai ruas tersebut terus dilakukan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Rosyadi berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga infrastruktur yang dibangun melalui program MYP dapat segera dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program MYP tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi antarwilayah di Sulsel.