Mengacu jumlah tersebut, 24 petani telah mengakses pembiayaan formal dari Bank NTT, sehingga membuka kesempatan mereka untuk memperkuat dan mengembangkan usaha.

Untuk komoditas minyak nilam di Aceh, program ini memanfaatkan platform MyNilam yang menghubungkan petani, pemerintah daerah, pusat riset, pengolah, lembaga keuangan dan pasar. Kolaborasi ini mendorong ekspor 32 ton minyak nilam senilai Rp30 miliar ke pasar global, termasuk Prancis, serta menumbuhkan 15-20 merek parfum lokal.

Menurut dia, proyek Promise II Impact memiliki pendekatan unik yang berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berskala daerah melalui kemitraan strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Strategi utama dalam proyek ini dilakukan dengan mengidentifikasi komoditas unggulan daerah, lalu meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta akses terhadap lembaga keuangan melalui tiga pilar integrasi. Mulai dari pemanfaatan teknologi digital untuk modernisasi seluruh rantai nilai (value chain), penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan guna memitigasi risiko jeratan utang, serta menghubungkan antara pelaku usaha dengan lembaga keuangan berbasis sistem digital.

Dalam mendukung pembangunan ekonomi regional, proyek ini disebut memberikan pendampingan intensif kepada lembaga keuangan daerah, khususnya BPR dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Penguatan kapabilitas manajemen BPR dilakukan melalui adopsi modul pengelolaan keuangan mikro milik ILO yang telah disesuaikan dengan konteks lokal Indonesia.

Selain itu, akselerasi transformasi digital turut disalurkan melalui pembaruan sistem pembaruan sistem perbankan inti (core banking) serta penguatan Loan Origination System (LOS).