"Pajak itu arahnya ke mana? karena Wonorejo saat ini mengalami masalah infrastruktur jalan, itu tidak ada ujung selesainya," kata Rahmat, Senin (7/9/2026).

Dalam aksi itu, massa kecewa karena Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin maupun Ketua DPRD Tulungagung Marsono tidak hadir. Merekam hanya ditemui sejumlah pejabat, termasuk Sekda Tulungagung Tri Hariadi.

Pihaknya meminta pemerintah daerah segera menuntaskan perbaikan jalur lingkar Waduk Wonorejo karena merupakan akses utama warga. Pihaknya mengancam akan menolak membayar pajak daerah jika tuntutan warga tidak segera terealisasi.

"Warga akan memblokade akses menuju Waduk Wonorejo dan meletakkan kayu yang ada di Waduk Wonorejo di sini (kantor Bupati Tulungagung). Apabila satu kena polisi, semua siap nggih," ujarnya di hadapan massa.