NADIKABAR.COM — Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kampung Sungai, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, baru mencapai 9,9%. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera meminta pekerjaan dipercepat agar proyek itu rampung sesuai target pada akhir Desember 2026.

"Progres Huntap 9,9% dengan target akhir Desember 2026 memerlukan perhatian dan percepatan khusus," kata Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Kota Padang Satgas PRR Brigjen Pol Yopie Indra Sepang dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).

Pembangunan huntap beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) tersebut dilaksanakan melalui Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera Barat oleh PT Wahyu Adi Guna. Proyek bersumber dari APBN 2026 dengan nilai kontrak Rp33,75 miliar dan masa pelaksanaan 107 hari kalender sejak kontrak pada 16 September 2026.