NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menghidupkan kembali proyek fasilitas pengolahan sampah jadi energi (waste to energy) Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara. Proyek itu mangkrak sejak 2023 .
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut proyek pembangunan fasilitas ubah sampah jadi energi ini membutuhkan investasi sebesar Rp 5,3 triliun. Fasilitas ini direncanakan mampu mengolah 2.200 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 35 megawatt (MW).
"Dengan kapasitas pengolahan sampah 2.200 ton per hari, ITF Sunter dirancang untuk mereduksi volume sampah lebih dari 80%, sekaligus menghasilkan listrik hingga 35 MW dengan perkiraan nilai proyek Rp 5,3 triliun," ujar Pramono dalam acara Jakarta Investment Festival 2026, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).