NADIKABAR.COM — Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali diharapkan menjadi model percontohan pengelolaan sampah nasional yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad saat meninjau proyek PSEL Bali di Denpasar Selatan, Kamis.

"Proyek PSEL Bali diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan pengelolaan sampah nasional yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan," ujarnya.

Muliaman mengapresiasi perkembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi atau Waste to Energy di Bali yang dinilai menunjukkan kemajuan sangat baik dan konkret.

Menurut dia, proyek tersebut memiliki potensi menjadi contoh pengembangan sistem pengelolaan sampah terintegrasi melalui kolaborasi pemerintah daerah, PLN, investor, TNI dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Selain menghasilkan energi listrik, PSEL Bali diharapkan memberikan dampak positif terhadap lingkungan, kesehatan, sosial dan perekonomian masyarakat.