NADIKABAR.COM — Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 mulai dilakukan. Fasilitas ini dirancang mengolah sekitar 1.500 ton sampah per hari dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan sampah yang masuk setiap hari akan diolah menjadi energi listrik. Pemerintah juga menargetkan fasilitas tersebut dapat menangani timbunan sampah lama.

"Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi ini. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan," ujarnya.

PSEL Bogor Raya 1 diproyeksikan menghasilkan listrik sekitar 20-30 MW. Masa konstruksi diperkirakan sekitar dua tahun dan fasilitas ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027.