Peningkatan skor dari hasil risk assessment ini sekaligus menjadi modal penting bagi PSGC Ciamis untuk menghadapi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia. Apalagi, status Stadion Galuh sebagai kandang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan PSGC sepanjang musim.

Dari sisi keamanan dan penyelenggaraan pertandingan, panpel juga masih akan menindaklanjuti sejumlah masukan yang diberikan Polda Jawa Barat.

"Ada beberapa, nanti ditindaklanjuti. Menindaklanjuti yang urusan-urusan rutin saja," kata Asep.

Selain fasilitas stadion, persoalan lahan parkir juga menjadi bagian dari persiapan panpel menghadapi pertandingan dengan jumlah penonton yang lebih besar. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah lokasi yang dapat digunakan sebagai area parkir, di antaranya kawasan GGT dan terminal.

"Kalau lahan parkir, rencana kita hanya menggunakan di antaranya GGT sama terminal," ujarnya.

Dengan kesiapan tersebut, PSGC Ciamis perlahan mulai mematangkan berbagai kebutuhan teknis sebelum kompetisi dimulai.