Perhatian terhadap keamanan pemberian makanan kepada bayi muncul setelah pemberitaan mengenai bayi di Surabaya yang dilaporkan meninggal setelah diduga diberi telur mentah oleh anggota keluarganya.
Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa telur mentah atau setengah matang tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi dan anak karena risiko keamanan pangan, termasuk kemungkinan kontaminasi bakteri Salmonella.
Karena itu, pemahaman mengenai tumbuh kembang dan kebutuhan nutrisi anak menjadi penting agar praktik pengasuhan yang diterapkan di rumah tetap aman dan sesuai dengan tahap perkembangan bayi.