Situasi seperti itu dapat menimbulkan kebingungan karena perilakunya mungkin dianggap biasa oleh satu pihak, tetapi terasa melanggar kepercayaan bagi pihak lainnya.
Travers menyarankan agar seseorang tidak langsung mengambil kesimpulan ketika menemukan informasi yang mengejutkan. Ia menganjurkan untuk mempertimbangkan seberapa penting informasi tersebut, apakah pasangan pernah memberikan alasan untuk meragukan kesetiaannya, serta apakah kedua pihak memiliki kebiasaan menyembunyikan hal serupa.
Setelah menenangkan diri, persoalan tersebut dapat dibicarakan secara terbuka. Percakapan sebaiknya dimulai dengan rasa ingin tahu dan keinginan memahami situasi, bukan tuduhan yang berisiko memperburuk konflik.
Sementara itu, psikolog Giulia Zoppolat, yang dikutip dalam laman tersebut, menjelaskan bahwa ketertarikan kepada orang lain dapat terjadi meskipun seseorang sedang menjalin hubungan. Perasaan itu tidak serta-merta berarti hubungan sedang terancam.