Selain membantu anak mengenali dan menyadari perasaannya, Ratih mengatakan, orang tua harus mengajarkan batasan dalam mengekspresikan perasaan agar anak tidak meluapkan perasaan dengan cara yang merusak.

Ratih menyampaikan bahwa ada kalanya orang tua menyalahkan benda mati ketika mendapati anak kesal setelah terjatuh atau terluka.

"Dari situ anak justru jadi tidak belajar, tidak ada self awareness, pemahaman bahwa ini adalah emosi yang biasa saja," kata Ratih.

Anak-anak perlu dilatih untuk mengenali dan menyadari perasaan serta membangun kecerdasan emosional agar bisa tumbuh menjadi pribadi yang adaptif dan memiliki ketahanan dalam menghadapi masalah.

Ratih mengatakan bahwa anak yang tidak memiliki kecerdasan emosional memadai lebih rentan mengalami masalah kesehatan mental.