Menurut Iksan, jika tim kembali ke Jogja setelah menghadapi Persebaya, pemain nantinya harus kembali menempuh perjalanan menuju Pamekasan. Kondisi itu dikhawatirkan menambah beban fisik pemain.

"Jika tim dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa," kata dia.

Selain pertimbangan kebugaran, Iksan menyebut menetap di Surabaya juga dinilai lebih efisien. Jarak Surabaya menuju Pamekasan relatif lebih dekat sehingga PSIM memiliki waktu lebih banyak untuk melakukan persiapan sebelum pertandingan.