NADIKABAR.COM — PSM Makassar mengalahkan tuan rumah PSIM Yogyakarta 2-1 dalam pertandingan Super League di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.
Babak pertama pertandingan ini berakhir imbang tanpa gol, sebelum PSM membuka keunggulan pada menit ke-50 melalui tendangan kaki kiri Fahrul Aditia yang mengarah tepat ke gawang lawan.
Lima belas menit kemudian, Stevan Jevtoski menggandakan keunggulan PSM menjadi 2-0.
Pada menit ke-79, PSM kehilangan satu pemain setelah Dusan Lagator mendapat kartu merah akibat melakukan pelanggaran di kotak penalti PSM.
PSIM pun mendapat hadiah penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Ze Valente pada menit ke-82.
PSIM gagal memanfaatkan kelebihan satu pemain untuk menyamakan kedudukan sampai akhir laga ini.
Pelatih PSM Darije Kalezic mengatakan telah memompa semangat para pemainnya agar menunjukkan performa terbaik setelah dikalahkan PSS Sleman pada pertandingan sebelumnya.
"Kita tidak bisa memberikan performa yang sama lagi seperti yang kita tunjukkan melawan Sleman. Tidak ada semangat, tidak ada kemauan memenangkan pertandingan, dan tidak ada pengambilan inisiatif di pertandingan tersebut," kata dia dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion Sultan Agung, Jumat.
Ketiga aspek itu akhirnya terlihat saat PSM menghadapi PSIM yang membuat tim asuhan Kalezic menang.
"Kita percaya, kalau kita mempunyai ketiga hal ini dalam pertandingan melawan PSIM, maka kita akan bisa kembali ke level permainan yang kita inginkan, level performa yang kita inginkan," kata dia.
Kalezic mengatakan PSM mengontrol pertandingan selama 90 menit dan menciptakan sejumlah peluang, sebelum mencetak dua gol pada babak kedua.
"Beberapa peluang dan harusnya di babak pertama setelah kita masuk ke ruang ganti, kita harusnya bisa memimpin 2-0," kata dia.
Kalezic menilai PSM layak memenangi pertandingan ini karena para pemain telah menunjukkan semangat dan daya juang tinggi.