Tahun ini, pihaknya terpilih menjadi salah satu di antara 22 pusat studi dan pusat kajian seluruh Indonesia yang berhasil memenangkan kompetisi Inovasi Sains dan Teknologi (Insaintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Melalui pendanaan Insaintek, katanya, selama setengah tahun terakhir pusat studi ini berfokus mendiseminasikan literasi sains kepada masyarakat luas lewat empat aktivitas utama, yaitu Sustainability Coffee Talks & STEM Open Lab dengan sasaran pelajar SMA/SMK atau sederajat untuk membangun kepedulian lingkungan dan teknologi sejak dini.

Selain itu, melalui Community Action Program & STEM Expo, melakukan penerjunan langsung dan memamerkan teknologi terapan yang ditujukan kepada masyarakat umum.

"Harapannya ke depan, pusat studi bisa lebih berdampak lagi ke masyarakat dengan memberikan hasil-hasil riset yang memang benar-benar bisa diimplementasikan langsung dan menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” katanya.