Holding perusahaan industri pertahanan Indonesia (Defend ID) itu menargetkan produksi perangkat radio 100 persen buatan Indonesia.

Terkait NVG, Dwi mengatakan PT Len juga telah mendapatkan kepercayaan untuk mengembangkan dan memproduksi perangkat tersebut secara mandiri dengan menyesuaikan kondisi medan yang dihadapi.

Selain radio dan NVG, PT Len turut mendukung pengembangan ekosistem industri pertahanan nasional melalui kolaborasi dengan PT Pindad, khususnya pada teknologi optik yang digunakan dalam persenjataan.