Namun Dwi menilai bahwa dalam pelaksanaannya, holding industri pertahanan Indonesia (Defend ID) itu mendapat dukungan Kementerian Pertahanan serta pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah daerah.

Selain itu, PT Len berkomitmen memastikan interoperabilitas pada alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI. Perusahaan bertugas menyatukan dan mengintegrasikan perangkat lama maupun baru melalui sistem komando.

“Di dalam aktivasi radar ini tentunya harus bisa komunikasi, minimal di lingkup matra udara itu sudah. Tantangannya memang kita harus menuntaskan dengan matra yang lain, salah satunya laut,” ujarnya.