Dengan pengelolaan infrastruktur yang lebih terfokus di InfraNexia Telkom melihat peluang untuk meningkatkan utilisasi aset, memperluas jaringan dan membangun lebih banyak kemitraan strategis.
βDengan lebih dari 90 persen aset infrastruktur jaringan Telkom yang kini resmi dikelola InfraNexia, kami melihat peluang yang semakin besar untuk meningkatkan utilisasi asetnya, memperluas infrastruktur jaringan dan kemitraan strategis,β ujarnya.
Nanang mengatakan pengelolaan tersebut juga diharapkan dapat membuka akses infrastruktur bagi lebih banyak pelaku industri, sehingga mendukung percepatan pemerataan konektivitas digital di Indonesia.
Di sisi lain, aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari transisi Telkom dari operating holding menuju strategic holding dengan model holdco dan operating company (opco).