NADIKABAR.COM β PT Timah (Persero) Tbk (TINS) mengumumkan telah meraih laba bersih Rp4,12 triliun dalam Laporan Keuangan Konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir30 September 2026 (9M 2026), yang mencerminkan penguatan kinerja keuangan dan operasional.
βPencapaian laba bersih sebesar Rp4,12 triliun pada 9M 2026 merupakan rekor tertinggi Perseroan untuk periode sembilan bulan,β ujar Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk Restu Widiyantoro dalam keterangan resminya yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.
Timah membukukan pendapatan usaha sebesar Rp16,15 triliun pada 9M 2026, meningkat 144 persen dibandingkan 9M 2025 sebesar Rp6,61 triliun.
Peningkatan tersebut sejalan dengan kenaikan volume penjualan serta harga jual rata-rata logam timah.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, Timah mencatatkan laba usaha sebesar Rp5,60 triliun, meningkat 594 persen dibandingkan 9M 2025 sebesar Rp807,25 miliar. EBITDA mencapai sebesar Rp6,18 triliun, meningkat 323 persen dibandingkan EBITDA 9M 2025 sebesar Rp1,46 triliun.