NADIKABAR.COM — Rencana merger PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) ditargetkan rampung pada akhir 2026. Namun target tersebut masih bergantung pada hasil kajian dan keputusan para pemegang saham.
Direktur Keuangan Adhi Karya, Bani Iqbal, menjelaskan penyelesaian merger menjadi target indikatif yang ditetapkan oleh pemegang saham mayoritas. Dalam hal ini, PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) sebagai pemegang saham Seri B terbanyak dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna.
"Terkait target penyelesaian di akhir tahun 2026 adalah target indikatif yang disampaikan oleh Pemegang Saham Mayoritas Perseroan. Namun demikian, pelaksanaan dan jangka waktu penggabungan usaha akan bergantung pada hasil kajian, keputusan pemegang saham, kesiapan masing-masing pihak, serta pemenuhan seluruh persyaratan dan prosedur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku," ungkap Bani dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (4/9/2026).