NADIKABAR.COM — Ketua DPR RI, Puan Maharani, menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Selain membahas agenda parlemen dunia, forum tersebut juga menjadi momentum pemilihan pimpinan baru IPU.
Forum tersebut digelar di Arusha International Conference Centre, Kamis (8/10).
Sidang Umum IPU ke-153 turut diisi dengan sejumlah agenda, salah satunya pemilihan Presiden IPU ke-32. Adapun posisi Presiden IPU ke-31 saat ini dijabat oleh Tulia Ackson dari Republik Persatuan Tanzania.
Sebelum pemilihan Presiden IPU, Puan mengikuti agenda general debate yang menjadi forum bagi para ketua parlemen anggota IPU untuk menyampaikan pandangan secara bergantian.
"Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan apresiasi saya kepada Parlemen Tanzania dan IPU atas penyelenggaraan Sidang ini, dan atas keramahan yang diberikan kepada kita semua di Arusha," kata Puan dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).
Forum tersebut mengangkat tema 'Meningkatkan Tata Kelola yang Baik dan Memberdayakan Masyarakat melalui Inklusivitas, Kepercayaan, dan Peluang bagi Semua'.
"Sejalan dengan tema sidang tahun ini, izinkan saya memulai dengan sebuah gagasan mendasar yaitu tata kelola pemerintahan yang baik haruslah tata kelola pemerintahan yang adil," tuturnya.
Menurut Puan, tata kelola pemerintahan yang adil adalah tata kelola pemerintahan yang mengubah demokrasi politik menjadi demokrasi ekonomi dan keadilan sosial.
"Demokrasi harus memberikan kemampuan nyata kepada rakyat untuk membantu membentuk arah kebijakan, mengamankan bagian yang adil dari kemajuan, dan mengubah kehidupan mereka," lanjutnya.
Puan mengatakan pemerintahan yang efisien, tertib, transparan, dan efektif tetap penting. Namun, hal tersebut hanyalah sarana untuk mencapai tujuan.
"Dalam pengertian inilah tata kelola pemerintahan yang baik tidak dapat dipisahkan dari keadilan," terangnya.