"Sejalan dengan tema sidang tahun ini, izinkan saya memulai dengan sebuah gagasan mendasar yaitu tata kelola pemerintahan yang baik haruslah tata kelola pemerintahan yang adil," tutur Puan.

"Demokrasi harus memberikan kemampuan nyata kepada rakyat untuk membantu membentuk arah kebijakan, mengamankan bagian yang adil dari kemajuan, dan mengubah kehidupan mereka," lanjutnya.

Menurutnya, pemerintahan yang efisien, tertib, transparan, dan efektif penting. Namun, kata dia, hal itu hanya sarana untuk mencapai tujuan.

"Dalam pengertian inilah tata kelola pemerintahan yang baik tidak dapat dipisahkan dari keadilan," terang Puan.

"Ukuran keberhasilan suatu negara bukan hanya pertumbuhan, prosedur, atau kecanggihan kelembagaan, tetapi juga peningkatan kapasitas rakyat untuk menentukan masa depan mereka sendiri," sambungnya.

Puan menilai tata kelola pemerintahan yang adil harus mampu memperluas partisipasi masyarakat, memperkuat akuntabilitas kekuasaan, serta memastikan kekayaan dan sumber daya nasional digunakan untuk kesejahteraan rakyat.