Terkait hal ini, Puan menyinggung keistimewaan Asian Para Games sebagai ajang yang mempertemukan atlet penyandang disabilitas dalam kompetisi tingkat Asia dengan standar pertandingan dan persaingan prestasi yang tinggi.
Menurutnya, pencapaian atlet Indonesia di Asian Para Games lahir dari penguasaan teknik, strategi, disiplin latihan, serta kesiapan menghadapi tekanan pertandingan.
"Para atlet penyandang disabilitas ini menunjukkan extraordinary ability, kemampuan luar biasa yang mereka bangun melalui keahlian, disiplin, dan ketekunan," ungkap Puan.
"Prestasi mereka menginspirasi kita bahwa tidak ada pencapaian yang tidak dapat diraih hanya karena adanya keterbatasan fisik," sambungnya.
Meski memiliki kondisi fisik yang berbeda, atlet para telah membuktikan bahwa ketekunan dan kedisiplinan mampu membuahkan prestasi besar.
"Ketekunan mereka menginspirasi generasi muda Indonesia tentang keberanian menetapkan tujuan, menjalani proses, dan menerjang segala tantangan untuk mencapai prestasi yang membanggakan," ujar Puan.
"Para atlet Indonesia di Asian Para Games mengajak kita melihat peluang yang lebih luas tanpa batas, melampaui yang dapat dibayangkan. Pesan ini untuk seluruh generasi Indonesia, yakni kenali kekuatan diri, tekuni pilihan, dan berani mengambil langkah besar," sambungnya.
Puan pun menilai pengabdian tersebut perlu dijawab pemerintah melalui perhatian, dukungan, dan apresiasi yang layak. Menurutnya, penghargaan kepada atlet para harus mencerminkan kualitas pencapaian dan kontribusi mereka bagi bangsa, dengan menjunjung kesetaraan penghormatan dalam olahraga nasional.