NADIKABAR.COM β€” Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Kepulauan Seribu memberikan pelatihan keterampilan teknik dan servis pendingin ruangan (air conditioner/AC) kepada sepuluh warga yang tak memiliki pekerjaan tetap.

Pelatihan yang digelar di Gedung Serbaguna Bumi Perkemahan, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, itu berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026.

β€œProgram ini menjadi langkah konkret menekan angka pengangguran sekaligus mendorong warga memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri," kata Kepala Seksi Ketenagakerjaan Sudin Nakertransgi Kepulauan Seribu, Titis Sri Hartopo di Jakarta, Selasa.

Titis mengatakan peserta dibekali materi komprehensif dari instruktur berpengalaman tentang pengenalan komponen dasar, teknik perangkaian sistem, perawatan berkala, hingga pengelasan pipa pendingin AC rumah tangga dan mesin refrigerasi industri sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Ia berharap keterampilan ini dapat dimanfaatkan peserta, baik untuk di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Menurut dia, selain keterampilan teknis, peserta juga memperoleh sertifikat kompetensi setelah dinyatakan lulus.

Bahkan selama pelatihan, seluruh kebutuhan operasional peserta, termasuk konsumsi, telah disiapkan panitia sehingga mereka dapat fokus menyerap materi dan praktik.

β€œPelatihan ini digelar dalam dua angkatan dan angkatan berikutnya akan dilaksanakan di Pulau Lancang pada akhir Oktober,” kata dia.

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, menilai keahlian servis AC memiliki prospek kerja yang sangat menjanjikan di wilayah kepulauan.

Pelatihan ini, kata dia, memang dibutuhkan warga dan peminatnya tinggi. Sosialisasi hingga pendaftaran juga dibantu oleh pengurus RT/RW melalui berbagai sarana komunikasi, termasuk grup WhatsApp.

Muslim berharap peserta yang terlatih dapat memenuhi kebutuhan jasa perbaikan AC warga setempat serta menumbuhkan unit usaha baru di sektor jasa teknik.

Salah satu peserta pelatihan, Ahmad (37), mengatakan dirinya optimistis dapat menguasai materi pendingin ruangan dengan cepat karena berbekal pengalaman memperbaiki mesin kapal.

"Setidaknya setelah lulus, saya bisa merawat dan memperbaiki AC sendiri di rumah. Ke depan, saya berencana membuka layanan servis AC panggilan (home service) di pulau ini," kata dia.