"Peliputan bencana memiliki risiko tinggi karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, aspek keselamatan perlu menjadi bagian penting dalam perencanaan dan pelaksanaan tugas jurnalistik," terangnya.
Doa bersama di Surabaya, kata Suryanto diharapkan tidak hanya menjadi bentuk solidaritas bagi lima jurnalis yang masih dicari, tetapi juga pengingat bahwa di balik setiap berita terdapat jurnalis yang mempertaruhkan waktu, tenaga, dan keselamatannya untuk menghadirkan informasi kepada masyarakat.
"Para jurnalis berharap kelima jurnalis dan tiga kru kapal segera ditemukan dalam kondisi selamat," tandasnya.