"Dari 68 orang yang diamankan, terdapat pengunjung, waitress, petugas keamanan atau sekuriti, serta asisten manajer. Seluruhnya menjalani pemeriksaan urine," jelasnya.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan petugas, dari 47 laki-laki, sebanyak 42 orang dinyatakan positif mengandung amfetamin dan methamphetamine. Sementara itu, dari 21 perempuan, seluruhnya dinyatakan positif mengandung amfetamin maupun metamfetamin," sambung dia.
Putu mengatakan, dari 68 orang yang diamankan, delapan orang di antaranya masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing. Sementara itu, 60 orang lainnya telah diserahkan untuk menjalani asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu (TAT) di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau.
"Hasil asesmen akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan proses hukum atau rekomendasi rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku," imbuh dia.