Topan Champi merupakan badai terbaru dalam musim badai Pasifik yang sibuk, yang diperkuat oleh fenomena cuaca El Nino yang menyebabkan pemanasan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Pasifik khatulistiwa.

Topan ini sempat mencapai status topan super saat melintasi samudra dalam beberapa hari terakhir, dengan kecepatan angin maksimum yang dilaporkan mencapai hampir 300 kilometer per jam.

Berdasarkan informasi terkini dari Joint Typhoon Warning Center, kecepatan angin topan Champi tercatat mencapai 176 kilometer per jam pada Sabtu (24/10).

Menurut otoritas prakirawan cuaca, intensitas badai melemah sepanjang malam saat bergerak melingkari lepas pantai wilayah Yilan, Taiwan bagian timur laut. Di wilayah tersebut, topan Champi memicu curah hujan 65 cm sejak Kamis (22/10).