"Hari ini sudah mendingan. Tapi kita masih akan melihat sore hingga malam nanti seperti apa," kata Sugiharjo.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, meminta maaf kepada warga Karanganyar yang terdampak kebakaran gunung sampah di TPA Putri Cempo.
Herwin mengatakan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyiagakan dua alat untuk mengukur baku mutu udara di kawasan TPA Putri Cempo. Dari pantauan alat tersebut, kualitas udara di kawasan utara TPA Putri Cempo disebut kurang baik akibat asap.
"Alat itu yang dipasang dari KLH ada di dua titik. Titik di Kota Solo masih dalam kategori cukup baik, sementara yang titik di utara TPA (Putri Cempo) atau di wilayah Karanganyar menunjukkan kualitas udara yang harus dapat diperhatikan," kata Herwin kepada awak media di Balai Kota Solo, Senin (7/9/2026).
"Beberapa warga masyarakat di beberapa kampung di Plesungan, baik itu di Ketekan, Jeglong, dan Plesungan secara umum itu mendapat dampak yang tidak baik. Tentu kami mengucapkan, menghaturkan permohonan maaf," sambungnya.