Menurutnya pemanfaatan pupuk organik dalam hal ini Petroganik memberikan banyak kemudahan dan manfaat bagi petani.

"Petroganik ini berbentuk granul sehingga lebih mudah dalam penggunaannya. Berbeda dengan zaman dulu dimana petani memikul kotoran sapi untuk dibawa ke sawah guna memenuhi unsur organik pada lahan pertanian," kata dia.

Suharno menambahkan sesuai data, bahwa kandungan unsur hara atau organik tanah di wilayah Madiun Raya berdasarkan hasil uji laboratorium tinggal tersisa 2 sampai 2,5 persen. Kondisi itu, tambahnya, masih sangat kurang. Sehingga, ketika 10 tahun ke depan tidak ada perbaikan, maka tanahnya tidak akan produktif untuk ditanami.

Dengan pemberian pemberian unsur hara melalui pupuk organik dalam hal ini Petroganik, diharapkan bisa mengembalikan tingkat kesuburan tanah, sehingga saat ditanami tanaman komoditas dapat memberikan hasil panen yang maksimal.

"Alhamdulillah ketika Petroganik diaplikasikan memberikan hasil optimal bagi produktivitas pertanian," kata Suharno.