NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencurigai adanya oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bermain dalam pemeriksaan pajak perusahaan. Kecurigaan itu muncul setelah 40 pabrik baja China ketahuan mengemplang pajak.
Menurut Purbaya, 40 perusahaan itu tidak membayar kewajibannya secara penuh. Purbaya mengatakan persoalan ini terjadi saat pemerintah berupaya membenahi penerimaan negara dengan menutup berbagai kebocoran di sektor Pajak dan Bea Cukai.
"Perpajakan kami dan Bea Cukai kami. Jadi yang bocor-bocor, saya coba tutup. Itu saja sudah mereka seperti itu, dan itu pun belum sempurna. Jadi Pajak dan Bea Cukai masih ada yang main. Contohnya, ada 40 pabrik baja China di sini yang beroperasi, utamanya cash basis. Jadi bayar pajaknya sepersekiannya lah," kata Purbaya dalam rapat dengan Komite IV DPD RI, di Kompleks Parlemen, Senin (14/9/2026).