NADIKABAR.COM — Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara menuai sorotan dari kalangan ekonom. Sejumlah faktor diduga menjadi alasan utama di balik keputusan reshuffle tersebut.
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudistira, berpendapat penyebab utama pencopotan Purbaya sebagai Menkeu bermula dari kendala koordinasi di internal Kementerian Keuangan yang dikeluhkan sejumlah pihak.
"Persoalan reshuffle Purbaya ini dimulai dari koordinasi internal yang bermasalah gitu ya, tim redaksi Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak. Terutama soal pergantian Eselon II, kemudian restitusi pajak yang ditahan itu buat banyak pelaku usaha nggak happy. Karena awalnya restitusi pajak itu ditahan untuk dicek di sektor sumber daya alam, tapi ternyata di semua sektor. Jadi tim redaksi Bimo dengan Purbaya beda pendapat di situ," kata Bhima saat dihubungi NadiKabar.com, Senin (14/9/2026).
Tak hanya urusan di internal Kemenkeu, Bhima menilai adanya ketegangan terkait setoran hasil dividen BUMN oleh Danantara serta gaya kepemimpinan Purbaya yang memicu evaluasi pemerintah.