NADIKABAR.COM — Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengupayakan tes DNA menjadi langkah terakhir dalam proses identifikasi korban meninggal Kapal Virgo Transport 8.

"Jika semua langkah pemeriksaan jasad tidak juga bisa dikenali maka baru tes DNA dikirim ke Jakarta," kata Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati di Banjarmasin, Senin malam.

Wahyu pun memohon kepada keluarga dapat bersabar menunggu hasil identifikasi mengingat banyaknya jasad yang diperiksa.

Namun dia memastikan tim DVI telah bekerja sekuat tenaga melakukan pemeriksaan setiap jasad yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Dia mengemukakan, diterimanya jasad korban dari hasil temuan evakuasi secara periodik setiap harinya membuat kerja tim DVI ekstra siaga 1x24 menyambut jenazah.

Wahyu menambahkan kini kondisi jasad yang sebagian besar sudah sulit dikenali sehingga diperlukan banyak data pembanding ante mortem dari keluarga.

"Jika semua item pembanding sudah tidak bisa maka terakhir berharap pada DNA, namun waktunya tidak singkat butuh waktu paling cepat lima hari setelah sampel DNA diterima Pusdokkes Polri di Jakarta," tambahnya.

Hingga Senin (28/9) malam, total 70 jenazah korban Kapal Virgo diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, 41 korban di antaranya telah teridentifikasi dan 29 jasad belum teridentifikasi.