NADIKABAR.COM — Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menggunakan istana yang dilengkapi bunker di tengah serangan kelompok Houthi Yaman terhadap Riyadh, demikian laporan surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) mengutip sejumlah sumber.

Menurut laporan yang diterbitkan Senin (12/10), Mohammed bin Salman terakhir kali muncul di depan publik pada 6 Oktober, ketika ia mendonorkan darah untuk mendukung program donor darah.

Otoritas Arab Saudi menghadapi kesulitan dalam mengerahkan sistem pertahanan udara di seluruh wilayah negara yang luas, menurut laporan tersebut. Akibatnya, mereka memindahkan sejumlah baterai pertahanan udara untuk melindungi istana dan infrastruktur energi.