Laporan itu juga menyebutkan bahwa Arab Saudi telah meminta bantuan Pakistan, sekutu militernya, serta mencari sistem pertahanan udara dari berbagai negara di dunia.

Selain itu, Riyadh semakin mempertimbangkan kemungkinan penyelesaian konflik dengan kelompok Houthi melalui jalur diplomatik, menurut laporan tersebut.

Kelompok Houthi telah menyerang fasilitas minyak Arab Saudi sejak bentrokan militer antara kelompok itu dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Riyadh kembali terjadi pada pertengahan Juli, setelah jeda selama empat tahun.