Keputusannya untuk tetap tinggal di AS setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 memicu kritik dari banyak warga Israel. Mereka mempertanyakan standar ganda terkait putra Netanyahu yang tetap berada di luar negeri sementara ratusan ribu tentara cadangan Israel dipanggil untuk bertugas.

Yair dikenal aktif di media sosial. Dia kerap berkomentar mengenai politik Israel serta menyerang lawan politik ayahnya, para pengkritik pemerintah, dan jurnalis.