Khusus di kawasan Gunung Anak Krakatau, PVMBG tidak memasang pagar kawat duri di sekitar stasiun karena tingkat korosi gas sulfur yang sangat tinggi yang dapat menghancurkan besi dalam waktu singkat. Sebagai gantinya, pengamanan mengandalkan boks tertutup anti-korosi berjangka, kamera CCTV pengawas internal, serta papan peringatan sanksi pidana.
PVMBG memastikan bakal bertolak kembali ke Selat Sunda pada Oktober 2026 guna melakukan optimalisasi dan pemeliharaan menyeluruh terhadap seluruh jaringan peralatan di lapangan.
"Pencurian ini perlu menjadi perhatian bersama, masyarakat dapat berkontribusi dalam turut serta menjaga keberlangsungan peralatan pemantauan dengan tidak merusak atau mencurinya karena pada dasarnya peralatan pemantauan ini adalah sistem pertahanan utama dalam mengupayakan keselamatan masyarakat luas akibat erupsi gunung api," tutur Rita.