Ketika ditanya apakah fenomena tersebut sama dengan yang terjadi di Gunung Ijen, dia menjawab bahwa fenomena blue fire di Gunung Papandayan tersebut berbeda dengan Gunung Ijen yang memiliki solfatar berkadar belerang tinggi secara konstan, fenomena di Papandayan tergolong langka dan hanya muncul saat parameter suhu serta konsentrasi gas terpenuhi.

Untuk itu, PVMBG menetapkan jarak rekomendasi aman sejauh 500 meter dari kawah aktif Gunung Papandayan serta melarang adanya aktivitas berkemah di area sensitif gas tersebut demi menjaga keselamatan para pengujung dan pendaki.

"Kita memang boleh menikmati fenomena tersebut, tetapi mohon diperhatikan juga rekomendasi tersebut ya demi untuk keamanan kita bersama, terutama karena kawah aktif ini di Gunung Papandayan bisa mengeluarkan gas-gas vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan, seperti itu ya kira-kira," kata Rita.