NADIKABAR.COM — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan wisatawan dan pelaku wisata untuk selalu mematuhi rekomendasi radius bahaya agar tidak ada korban jiwa akibat erupsi saat beraktivitas di kawasan gunung api aktif.

Ketua Tim Geologi Gempa Bumi dan Tsunami PVMBG Imam Catur Priambodo mengatakan aktivitas wisata di gunung api tidak dilarang selama masyarakat dan wisatawan memperhatikan tingkat aktivitas vulkanik serta rekomendasi keselamatan.

"Gunung saat aktivitasnya meningkat, maka kami mengeluarkan rekomendasi yang harus diperhatikan oleh masyarakat," ujar dia saat ditemui di sela sosialisasi penyebarluasan informasi mitigasi bencana geologi di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Rekomendasi PVMBG memuat radius kawasan yang masih aman untuk didekati masyarakat dan wisatawan. Penetapan radius tersebut didasarkan pada hasil analisis dan pemetaan potensi bahaya gunung api.