Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jatim Ahmad Hakim Jayli dan Koordinator Nasional Perhutanan Sosial NU Tri Chandra Aprianto mengapresiasi pengabdian kader-kader pendamping mandiri yang menjadi ujung tombak perubahan di tingkat tapak.

"Hal itu menjadi bagian dari Gerakan NUconomic sebagai gerakan kemasyarakatan PWNU Jatim untuk melakukan pemberdayaan ekonomi warga NU melalui tiga pilar pemberdayaan, yakni UMKM, kelompok tani, dan optimalisasi filantropi Islam, yakni ZISWAF untuk pemberdayaan," kata Hakim Jayli.

Sementara itu Sekretaris Pokja PSNU Jatim Widhy Taurus mengatakan pelatihan ini membekali para pendamping dengan pemahaman komprehensif mengenai peran teknis serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pendampingan yang mengacu pada kerangka regulasi dan kepastian hukum yang kuat.