Melalui agenda pelatihan ini, Widhy menyebut Pokja PS PWNU Jatim tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis para pendamping mandiri, tetapi juga menyusun peta jalan pendampingan serta perumusan rencana aksi di lapangan.

β€œHarapan kami, ratusan pendamping mandiri tersebut semakin siap dalam memfasilitasi pendampingan kelembagaan, kelola kawasan, hingga penguatan kelola usaha ekonomi produktif bagi 225 KTH binaan PWNU Jatim di seluruh wilayah Jatim," ujarnya.

PWNU Jatim menargetkan perhutanan sosial ini bisa menjadi program prioritas bidang ekonomi bagi PWNU Jatim dengan mendampingi petani dimulai dari hilir atau pasar ditarik ke belakang hingga ke hulu, yakni aspek produksi pemanfaatan lahan hutan sosial, sekaligus melakukan konservasi lingkungan.