Pertempuran kembali pecah saat kedua negara berselisih sengit mengenai kendali atas Selat Hormuz, jalur perairan strategis bagi pasokan minyak dan gas global.

Upaya-upaya diplomasi, dengan yang terbaru digelar bulan lalu di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, belum mampu menghasilkan kesepakatan.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan pada Senin (5/10) bahwa pembicaraan dengan AS "tidak ada gunanya" dan hanya berujung pada serangan-serangan baru.