Tercatat 15 napi menghabiskan jam-jam produktif setiap hari dengan bekerja di hanggar Sukaboat.
2. Duchy Boat 8 MeterKeberhasilan dinghy boat diikuti lahirnya duchy boat. Kapal itu awalnya diperuntukkan sebagai kapal BTS untuk wilayah kepulauan.
Kapal berukuran 8 meter ini dibeli sebanyak dua unit oleh pihak swasta. Pada 2026, proyek tersebut kembali masuk agenda pengembangan dengan nama Duchy Reborn.
"Ada Duchy, ini kapal 27 feet atau 8 meter, ini kita sudah buat dua unit tapi kita masih revisi, belum selesai," ujar ES.
Konsepnya adalah mengubah Duchy menjadi lebih modern, melakukan repowering menggunakan mesin konvensional, serta memperbarui desainnya. Meski dimodernisasi, fungsi kapal tetap diarahkan sebagai 'kapal internet' untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sukaboat juga masuk ke segmen kapal nelayan dengan kode tipe SBF-10. Kapal ini diciptakan sebagai bentuk modernisasi kapal nelayan tradisional.
Napi bernama R, yang masuk dalam tim manajerial, menjelaskan SBF-10 tak akan menghilangkan karakter kapal nelayan yang selama ini digunakan masyarakat. Bentuk dan karakter tradisional justru tetap dipertahankan, sementara sejumlah aspek teknisnya diperbarui.
"Kami mulai dari wilayah yang tidak jauh dari Sukamiskin yaitu nelayan rajungan di Cirebon. Kami ambil satu contoh kapal nelayan yang dari kayu, lalu kami akan convert menjadi fiberglass, tapi dengan desain, looknya tradisional," terang R.
Empat bagian utama yang menjadi sasaran modernisasi, yakni material, bentuk lambung, mesin, dan propeller. Rancangan tersebut bertujuan membuat badan kapal lebih ringan dan tahan lama, perawatannya lebih mudah, kecepatannya meningkat serta konsumsi bahan bakarnya lebih efisien.